We are Comes for Education Consultant
Senin, 05 Januari 2015
Cara Membangkitkan Semangat Hidup
Ada beberapa hal yang dapat membangkitkan semangat hidup, antara lain:
1. Tahu apa hakekat sebenarnya hidup ini.
Banyak orang yang tidak tahu apa
sebenarnya hakekat hidup ini. Untuk apa kita hidup? Untuk apa kita ada
di dunia ini? Memang butuh perenungan yang dalam untuk menemukan jawaban
pertanyaan seperti itu. Jika Anda seorang muslim, pasti Anda pernah
mendengar atau membaca firman Alla SWT dalam Al Qur’an surat Adz
Dzariyaat ayat 56 yang artinya, “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.”
Mengabdi/beribadah di sini memiliki arti
yang sangat luas. Tidak ibadah yang kaitannya dengan urusan akhirat
saja, namun semua ikhtiar dan kerja keras kita dalam hidup ini adalah
ibadah. Selama apa yang kita lakukan tidak bertentangan dengan ajaran
agama yang kita anut, itu pun bernilai ibadah. Kita berusaha
membahagiakan dan mencukupi kebutuhan keluarga kita, itu juga ibadah.
Yang penting dari awal kita niatkan apa pun usaha kita hanya untuk
mencari keridhaan-Nya, dan kita pun harus seimbang dalam mengerjakan
urusan dunia dan amalan akhirat. Jika kita menyadari hal ini, tentu kita
akan memiliki semangat untuk mengerjakan semua pekerjaan dan urusan
kita dengan cara yang terbaik. Satu hal yang penting dan tidak boleh
dilupakan adalah niat, karena niat akan menentukan nilai amal/perbuatan
kita.
2. Tahu cita-cita hidup kita yang tertinggi.
Semua orang memiliki impian atau
cita-cita, namun hanya sedikit yang berani mengejar dan mewujudkannya
menjadi sebuah realitas fisik. Banyak orang kehilangan semangat dalam
hidupnya hanya karena mereka tidak tahu atau tidak mau tahu akan apa
yang sebenarnya yang mereka mau. Apa yang sebenarnya yang mereka
inginkan. Kebenyakan orang hanya menjalankan hidup ini sebagai sebuah
rutinitas. Dengan sedikit kenyamanan yang mereka rasakan maka berhenti
sampai di situlah impiannya. Mereka takut membuat sedikit perbedaan
karena khawatir kenyamanan itu akan hilang.
Semua orang pasti memiliki potensi yang
luar biasa; dan keluarbiasaan itu baru akan tergali secara maksimal jika
kita sudah bisa keluar dari penjara mental kita. Jika kita sudah
menemukan profesi yang paling tepat dengan panggilan jiwa kita maka kita
akan lebih mudah mengaktualisasikan potensi diri kita yang sebenarnya.
Dengan itu kita mendedikasikan hidup untuk kehidupan ini;
mempersembahkan yang terbaik yang bisa kita berikan untuk peradaban
manusia yang sedang kita jalani saat ini.
Banyak orang berbakat yang terjerat
borgol emas. Mereka sebenarnya bisa melakukan hal yang lebih, tapi
mereka tidak berani melakukan hal yang berbeda atau keluar dari zona
nyaman. Banyak orang yang sebenarnya bakatnya di bidang A, namun
kenyataannya ia bekerja di bidang C. Ia tidak berani keluar dari
pofesinya yang sekarang karena tidak adanya jaminan penghasilan jika ia
benar-benar keluar. Akhirnya ia merasa kehidupannya bagai di penjara,
pekerjaannya mengurung ia seperti di sangkar emas. Tidak salah lagi,
bukan potensi terdahsyat yang keluar dari dirinya, namun semua itu
seakan menjadi rutinitas agar ada nasi yang bisa dimakan hari ini, besok
dan seterusnya.
Jika Anda ingin kehidupan Anda penuh
semangat dan bahagia maka temukan apa yang sebenarnya Anda inginkan dan
kejarlah hal itu. Semua butuh perjuangan dan kerja keras, tidak semudah
membalikkan telapak tangan. Tapi ada hal yang harus Anda tahu: tidak ada
sesuatu yang tidak mungkin dalam hidup ini selama kita mau mencoba dan
berusaha. Kadang kita takut melakukan kesalahan atau lebih mendengar
kata orang lain yang menyurutkan tekad kita. Jika memang kita sudah
memiliki impian yang pantas diperjuangkan, teruslah berjuang untuk
mewujudkannya, meskipun banyak proses dan ujian yang harus kita lewati.
3. Bersyukur terhadap apa yang sekarang kita miliki dengan tulus.
Setiap orang mempunyai titik kepuasan
sendiri-sendiri. Anda orang yang jika mempunyai rumah satu sudah puas,
namun ada juga yang sudah memiliki rumah, hotel, vila atau real estate
di berbagai penjuru kota masih belum puas. Ada orang yang punya
tabungan 1 juta rupiah sudah merasa kaya, namun ada juga orang yang
sudah punya tabungan, deposito, saham atau asset investasi lainnya masih
merasa kurang. Pada umumnya untuk urusan harta benda duniawi orang
selalu ingin lebih banyak lagi dan lagi. Jika diukur maka tidak ada
batasnya. Kabar buruknya adalah hanya sedikit saja dari mereka yang
terpenuhi keinginannya.
Orang yang pikirannya selalu merasa
kurang, miskin, tidak beruntung, dan sikap negatif lainnya mana mungkin
ia akan bahagia dan bersemangat dalam hidupnya. Jika yang dipikirkan
hanya yang tidak dimiliki, mana mungkin kita akan bersyukur. Oleh karena
itu, dengan mensyukuri semua yang ada pada kita saat ini, itulah
sebenarnya sumber semangat kita. Kita akan sadar bahwa Tuhan sebenarnya
sangat sayang kepada kita. Banyak sekali nikmat yang sudah kita rasakan,
sementara lebih banyak lagi orang yang nasibnya tidak seberuntung kita.
Ada pun sesuatu yang kita inginkan yang belum kita miliki, itu adalah
kesempatan bagi kita untuk berikhtiar semampu kita untuk mendapatkannya.
Jangan pernah kecewa, apalagi putus asa.
4. Yakin bahwa apa pun yang kita lakukan akan mendapat balasan, baik di dunia maupun kelak di akhirat.
Setiap perbuatan kita pasti akan ada
efeknya. Kita tersenyum kepada orang lain maka orang lain pun akan
tersenyum kepada kita. Kita tidak sengaja menginjak kaki orang, mungkin
bisa saja orang itu akan marah. Kita memberi sedekah (100 ribu misalnya)
pada seorang pengemis, pasti si pengemis akan gembira luar biasa seakan
itu sebuah mimpi, dan untaian kalimat doa pun keluar dari mulutnya
untuk kebaikan kita. Kita marah, orang di sekitar kita pasti menjauh. Di
tempat ramai tiba-tiba kita tertawa sendiri tanpa sebab yang masuk
akal, mungkin kita akan disangka gila. Jadi, semua perbuatan (aksi) yang
kita lakukan akan menimbulkan efek atau reaksi. Dan efek atau reaksi
yang muncul sesuai dengan hukum tabur-tuai. Seperti jika kita menanam
padi, bisa dipastikan yang akan tumbuh juga padi. Namun jika kita
menanam rumput maka yang akan tumbuh juga rumput. Kalau kita mengharap
padi yang akan tumbuh maka kita harus segera bangun dari mimpi buruk.
Setelah kita tahu bahwa apa pun yang kita
lakukan akan menimbulkan akibat, baik langsung maupun tidak langsung
terhadap diri kita, maka kita harus memilih hanya untuk berbuat yang
baik, positif, bermanfaat dan bernilai saja. Dengan demikian, bisa
dipastikan efek yang akan kembali kepada kita juga hal-hal yang baik.
Tidak ada yang sia-sia dalam hidup ini jika kita tahu benar apa yang
kita lakukan. Sekecil apa pun yang kita lakukan akan dinilai oleh
malaikat pencatat amal. Balasannya tidak saja di dunia, tetapi juga
kelak di akhirat. Jika kita ingin rekapan catatan amal tersebut isinya
bagus maka kita pun harus selalu menjaga agar setiap perbuatan yang kita
lakukan adalah perbuatan terbaik. Waktu kita adalah aset terpenting
setelah nafas/oksigen maka kita harus mengisinya dengan
gerak/aksi/perbuatan yang jelas manfaatnya. Tidak ada waktu yang
terbuang sia-sia. Jadi semuanya pantang sia-sia.
Dengan menyadari empat hal tersebut maka
akan sulit bagi kita untuk tidak bersemangat. Mungkin keadaan Anda saat
ini sedang tidak menyenangkan, tapi bukankah kita bisa merubahnya
menjadi sebaliknya dengan aksi kita selanjutnya; dengan respon kita
terhadap keadaan tersebut. Jika kekasih meninggalkan kita, bukankah kita
bisa cari yang lain lagi. Jika kita di PHK, bukankah kita bisa cari
pekerjaan lain yang lebih baik atau membuka usaha sendiri. Jika orang
lain tidak menghargai kita, bukankah masih banyak orang yang jauh lebih
baik yang bisa menjadi sahabat sejati kita. Demikian seterusnya; selalu
ada solusi untuk tiap masalah. Kita hanya perlu tetap bersemangat,
optimis dan menjernihkan pikiran agar respon dan aksi kita benar-benar
efektif dan efisien.
Salam semangat!
sumber : http://idayantie.wordpress.com/2011/01/06/cara-membangkitkan-semangat-hidup/

0 komentar:
Posting Komentar