Minggu, 23 November 2014

Cara Mudah Menumbuhkan Motivasi Diri


Apakah motivasi dan prestasi itu?. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia motivasi adalah dorongan diri melakukan tindakan untuk tujuan tertentu. Sedangkan prestasi merupakan hasil yang telah dicapai dengan optimal.
Bagaimana cara menumbuhkan dan memantapkan motivasi untuk meraih sebuah prestasi?
Sikap Positif
Untuk mencpai keberhasilan tentu dibutuhkan pengorbanan dan melakukan hal hal yang positif, misalnya belajar. Kita yakin bahwa dengan belajar sungguh sungguh keberhasilan akan kita dapatkan.
Bagi waktu kita untuk belajar, mantapkan motivasi dalam belajar, jadikan belajar adalah suatu pekerjaan yang paling menyenangkan.
Menghargai Diri Sendiri
Jika kita mampu menghargai diri sendiri, berarti kita yakin dengan kemampuan yang kita miliki, apapun kesalahan diri sendiri jadikan motivasi untuk kembali bangkit dari kegagalan.
Ambisi dan Tekad yang Kuat
Ambisi dan tekad berhubungna erat dengan motivasi. Kita tak perlu takut dengan tantangan, melewati tantangan dengan tekad yang kuat akan mengantar kita pada kesuksesan.
Amisi dan tekad untuk mencapai sukses merupakan faktor yang sangat menentukan dalam proses belajar. Tidak ada kata terlambat untuk belajar, prestasi bisa kita raih kapan saja asal kita bersungguh sungguh dalam berusaha. Lupakan sejenak masalah masalah yang menghanbat perjalanan kita meraih kesuksesan, pandang masa depan dan lakukan hal yang terbaik untuk hari ini.

Tugas adalah Kewajiban, Belajar adalah Kebutuhan
Bagaimanakah perbedaan antara kewajiban dan kebutuhan ?
Kewajiban berarti sesuatu yang memaksa kita untuk melakukannya. Sedangkan kebutuhan berarti sesuatu yang harus kita penuhi dengan melakukan tanpa ada yang memaksa.
Misalnya, sebagai Mahasiswa ada kewajiban untuk menyusun skripsi, jika tidak menyelesaikannya maka konsukuensinya adalah tidak lulus sarjana. Karena menyusun skripsi adalah tugas yang wajib dikerjakan. Itulah yang dinamakan kewajiban.
Sedangkan kebutuhan misalnya pada saat mengikuti jam perkuliahan dan dosen sedang menerangkan dikelas tiba tiba salah satu Mahasiswa merasa ingin buang air kecil, padahal pada saat itu dosen memberikan tugas, tanpa berfikir panjang pasti dia buru buru ijin ke toilet sebelum mengeerjakan tugas tersebut, karena suatu kebutuhan yang sangat mendesak tanpa bisa ditunda.
Kewajiban menghasilkan tuntutan, sedangkan kebutuhan menghasilkan tuntunan. Belajar memang kewajiban semua orang, kita dipaksa untuk pintar, tetapi terkadang kita sudah belajar semaksimal mungkin tapi masih saja hasil yang kita capai kurang memuaskan, kenapa? Karena kita berfikit belajar adalah kewajiban. Itu salah.
Lain halnya bila menjadikan belajar itu sebuah kebutuhan, tanpa ada yang memaksa kita untuk pintar, kita akan mempunyai keinginan sendiri untuk belajar, jadikan belajar adalah pekerjaan yang paling menyenangkan, maka akan menjadi sebuah kebiasaan setiap hari.
So, jadikan belajarmu sebagai kebutuhanmu , yak

0 komentar:

Posting Komentar

Contact

Talk to us

Assalamu’alaikum Wr. Wb…. It’s just a simple personal blog which is useful for me to introduce me myself and my familly to everyone in the world. I want find new friends esprecially from other contries in order that i can share about information or anything. besides, I wanna try to learn english as my first foreign language by communicating with other people in internet coz i am still the english learner so that there are still many mistakes may be found in this site. If you have a comment, critic, or feedback, please write here.

Address:

Jl. Kubang Raya Gg. Syuhada No.17 RT 02 RW 08, Kel. Tuah karya Kec Tampan Pekanbaru, Riau 28293

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

085 222 111 786